followers 7 popularity
8
following 0
Groups
ab_jejak is not in any groups

Interests

Learning about Leadership, Organizational & Personal Behavior. Like doing sport like swimming, volley, cycling, joging, pingpong.

I'm like to reading self development book, the most book that i like is Seven Habit For Highly Effective People. Another writer like Dale Carneige, John C Maxwell, Stephen Covey, Peter Drucker. etc
ab_jejak | ab_jejak
Ralph Waldo Emerson, 1803-1882 The only way to have a friend is to be one.
unknown

Sukses Melalui Ajaran St Theresia Lisieux

Sep 30th 2011 at 3:40 AM

 

Dalam memperingati hari meninggalnya St. Theresia Lisieux, tgl 30 September 1897

 

“ Susan….susan…susan…., kalau gede mau jadi apa…” Pernah familiar dengan lirik lagu tersebut…? Setidaknya orang-orang yang lahir +/- thn 80-an, akan familiar dengan lagu tersebut. Dan biasanya anak kecil, ketika ditanya mau jadi apa, biasanya mereka tidak berpikir panjang & langsung mengatakan apa yang dia suka. Ada yang mengatakan jadi dokter, jadi pilot, atau apapun yang menurut dia menarik & dia suka.

 

Hidup-pun berlanjut, ketika semakin beranjak, ada pola-pola dalam masyarakat yang mematikan impian & passion. Semuanya berujung UUD (ujung-ujungnya duit), yang merupakan ‘undang-undang’ yang berlaku di hampir setiap orang, karena yang dikejar adalah uang. Bahwa kalau ingin mudah mendapat pekerjaan pilih jurusan ini, pilih Suatu kondisi yang sangat mendasar bahwa manusia membutuhkan uang. Hanya sedikit orang yang berpikir mencari uang dalam passion-nya sendiri.

 

Menggapai kesuksesan secara duniawi (baca: harta, jabatan), pentingkah….? Jika kita seorang biarawan-biarawati, atau berkomitmen hidup selibat awam; bisa dibilang, tidak penting. Dalam ajaran agama Katolik, sangat mengenal adanya kaul kemiskinan. Tetapi apakah menjadi kaya itu salah…? Apakah mempunyai jabatan itu salah…? Bukankah dengan adanya kesuksesan dunia tersebut, bias digunakan untuk hal-hal yang baik.

 

Lalu…, apa hubungannya passion dengan sukses…? Ketika kita bekerja dengan passion (bisa dibaca juga: panggilan hidup kita dalam bidang pekerjaan) kita, maka hasilnya kita sendiri akan puas. Ditambah kita terus mengembangkan diri kita, hasilnya adalah masterpiece. Ketika suatu hal karya dinilai sebagai masterpiece, nilai yang terkandung di dalamnya bernilai tinggi. Maukah hasil karya kita dinilai dengan tinggi…? Dan jika dibahasakan dengan bahasa HRD dalam pekerjaan adalah performance kita bagus karena kita bekerja sesuai dengan kompetensi yang kita miliki.

 

Terinspirasi dari hal-hal yang dikemukakan oleh Bo Sanchez (konglomerat & evangelist awam di Filipina), bahwa yang menjadikan orang kudus, adalah berasal dari motif yang ada dalam tindakan tersebut. Bukan semata tindakan yang terlihat dari luar. Jadi ketika seorang pengkotbah yang begitu berkobar-kobar memberitakan kerajaan surga, tetapi sebetulnya motifnya adalah untuk egonya; itu merupakan tindakan yang kurang bernilai. Sama halnya dengan kekuasaan & seks, jika digunakan sebagaimana mestinya; bias membuat orang menjadi kudus. Tidak ada masalah dengan harta & kekuasaan, selama motif yang terkandung di dalamnya baik, akan membawa kepada kekudusan yang sama.

 

 

Lalu…, apa hubungan sukses dengan ajaran St Theresia Lisieux (salah satu Pujangga Gereja)…? Dalam mencapai tahap-tahap kehidupan rohani, St Theresia Lisieux selalu menganggap dirinya seperti anak kecil. Dia menganggap bahwa dirinya bukanlah seperti ST Theresia Avilla yang mempunyai karisma & karunia besar. Dia menganggap bahwa dirinya terlalu kecil untuk mendekat keoada Yesus. Bahwa ia harus menemukan lift yang bias membawa dia kepada Yesus.

 

Lalu, bagaimana hubungannya kesuksesan dengan ajaran St Theresia Lisieux…? Terilhami dari ajaran ini, kesuksesan yang kita terima saat ini hanyalah hanya karena rahmat kebaikan Allah semata. Bahwa perjalanan kita menuju kesuksesan dunia, terpengaruh juga akan motif apa yang ada di dalam diri kita. Bahwa kita percaya, rahmat Allah yang mengangkat kita, seperti menaiki ‘lift’ kesuksesan dalam hidup.

 

Apapun usaha yang kita lakukan untuk menuju kesuksesan dunia, ketika Allah belum mengijinkan itu terjadi, itu tidak akan terjadi. Kalau orang Cina percaya hoki, dan kalau di dunia training dikenal bahwa keberuntungan adalah hasil dari persiapan ditambah kesempatan; kalau di dunia Kristiani kita percaya rahmat/berkat Allah bekerja, dan khususnya di dunia saya sesuai ajaran St Theresia Lisieux ‘ada lift’ hoki yang membawa kita kepada kesuksesan sesuai motivasi dasar kita. Bahwa kita manusia jika hanya mengandalkan kemampuannya semata, tiadalah artinya, tetapi ketika bersandar dengan Allah dengan niat yang tulus, akan menghasilkan berkat melimpah.

 

 

Salam Kecil,

 

ab_jejak

To live…To Serve & To leave Legacy

 

 

 

0 comments
Please to comment

sign in

Username
Password
Remember Me


New to IM faceplate? join free!

Lost Password? click here